Emosi Diri

Maret 4, 2009 at 8:49 am 1 komentar

“Seorang mahasiswa tingkat akhir dari sekolah teknik elektro menikam seorang profesor pagi tadi, 2 Maret 2009. Mahasiswa tersebut kemudian melompat dari gedung. Ambulans dan polisi langsung dihubungi,” demikian pernyataan NTU seperti dilansir harian Singapura, Straits Times, Senin (2/3/2009), detikNews..

Pelaku yang bernama David ini merupakan mahasiswa tingkat akhir di universitas Nanyang di singapur. David dikenal sebagai anak yang cerdas dan pintar ketika ia masih sekolah diSMK PENABUR Jakarta, bahkan ia pernah mengikuti olimpiade matematika tingkat dunia..
Tetepi apa kah yang sebenarnya terjadi hingga David nekat membunuh dosennya, dan melakukan bunuh diri?…karena apabila dilihat dari kecerdasan dan kepintarannya, sepertinya mustahil ia melakukan hal yang seperti itu.Sebetulnya apa terjadi pada diri David?
Kecerdasan tidak hanya terletak dari kecerdasan IQ,kita sering melihat bagaimana seseorang yang pintar memiliki IPK yang tinggi memiliki prestasi akademik akhirnya memiliki pekerjaan yang tidak sesuai dengan kecerdasan yang ia miliki. Mengapa bisa demikian?
Sistem pendidikan di negara kita mengacu pada sistem pendidikan didunia barat yang hanya menitik beratkan pada IQ. Sesorang yang disebut pintar dan cerdas hanya dilihat dari nilai dan angka yang bagus. Tetapi bagaimana dengan kecerdasan emosinya?
Kecerdasan emosi tidak hanya milik orang yang pintar atau cerdas saja. Setiap orang memiliki tingakatan tersendiri mengenai kecerdasan emosinya.
Saat ini sering kita melihat bagaimana seseorang dengan mudahnya terbakar emosi hanya karena masalah kecil. Seseorang yang mudah putus asa, bermental lemah, tidak bisa bergaul, moral yang jelek merupakan beberapa akibat dari rendahnya kecerdasan emosi.
Penguasaan diri merupakan inti dari hal ini. kita harus bisa memposisikan diri kita sebagai pengontrol emosi, bukan kita yang dikontrol oleh emosi. Kuasai perasaan dan emos, Motivasi diri kita agar kita tidak mudah hancur, tidak mudah mengeluh, lebih rapih, lebih bahagia, lebih bisa berhubungan dengan orang lain, kenali emosi orang lain, berempati lah kepada orang lain, binalah hubungan kita dengan orang lain, sosialisasi akan membentuk kita sebagai pribadi yang peka terhadap kehidupan yang terjadi didalam disekitar lingkungan kita.

Entry filed under: pendidikan. Tags: .

Keep On Moving…. We Will Not Go Down…(Michael Heart)

1 Komentar Add your own

  • 1. tiedie84  |  Maret 4, 2009 pukul 9:07 am

    mudah-mudahan rakyat Indonesia bisa mempunyai EQ, SQ dan IQ yang tinggi…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalend3r

Maret 2009
S S R K J S M
« Feb   Okt »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Kategori

Blog Stats

  • 10,734 hits

%d blogger menyukai ini: